Beberapa pertanyaan datang melalui inbox Saya dan berkali-kali menanyakan pertanyaan yang sama. Pertanyaannya yaitu bagaimana agar konsisten dalam menulis, menulis dan menulis. Karena menulis bukan jadi profesi, maka hobi ini jadi dinomorduakan. Belum lagi jika tugas kantor menumpuk, semangat menulis jadi hilang.

Misal nih. Laptop udah punya, buku referensi atau pendukung udah lumayan banyak, koneksi internet nggak putus. Fasilitas ini sebenernya udah lebih dari cukup untuk membuat konsisten menulis setiap hari. Lagi lagi yang jadi alesan ialah nggak punya waktu.

Mungkin temen-temen bisa gunain cara ini.

Jadwal
Kalo ingin istiqomah menulis, maka benar-benar harus konsisten dengan resiko yang akan terjadi. Membuat jadwal "serius menulis" menjadi alternatif terbaik agar waktu tak lagi menjadi alasan naskah tak kunjung selesai.


Ritme kerja tiap orang mungkin berbeda-beda. Ada yang kerja pagi hari, siang hari, bahkan ketika kebanyakan orang tertidur lelap justru sebaliknya -mencari rezeki. Atur sendiri jadwal yang pas, yaitu luangkan waktu cukup 60 menit saja untuk menulis.

Jangan sampai 60 menit yang dijadwalkan di cancel karena pacar ngajak dinner atau temen ngajak ngopi, dan lain sebagainya. Cobalah lakukan aktivitas ini hari demi hari. Lama-lama akan menjadi terbiasa dengan sendirinya.

Cemilan
Emang kalo cuma nulis doang tanpa ada "temen" rasanya kurang asyik. Maksudnya ialah ketika kita nulis, mood terus ada dan nggak bosen. Beberapa alternatif lain ialah cemilan. Cemilan tak harus diartikan dengan makanan lho ya. Musik, dengerin video pendukung naskahmu, juga termasuk cemilan.

Cemilan ini akan mendorong motivasi kamu untuk terus menulis dan bekerja lebih produktif. Saya sih nggak tau apa cemilanmu, dan kamu harus mampu mengindentifikasi kebutuhan dasar yang mendukung mood menulismu. Sebab ini sangat penting bagi penulis.

Dengan cara diatas, inshaAllah sudah cukup membuat intensitas menulismu terus berjalan. Intinya sih kalo pengen mood menulis nggak kendor ya kamu tegasin diri sendiri agar moodnya nggak kendor. Dan yang tau caranya sebenernya juga diri kamu sendiri. Para penulis Best Seller pun juga punya cara sendiri-sendiri kok. Jadi rumusnya tetap ada di kamu sendiri. So, tetep semangat menulis ya.